WanitaPKS.org

Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat

PK-Sejahtera Online: Partai Keadilan Sejahtera akan menjaring 8 wanita Indonesia yang dianggap banyak memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia dan memberikan mereka penghargaan sebagai 8 Inspiring Women. Rencana ini diungkapkan Ketua Bidang Kewanitaan DPP PKS, Ledia Hanifa, M.Si. di kantor DPP PKS.

Penghargaan tersebut rencananya akan diberikan menjelang peringatan hari Kongres Perempuan ke-80, yang bertepatan dengan 22 Desember 2008. Menurut Ledia, peringatan Kongres Perempuan ke-80 atau biasa disebut Hari Ibu kali ini harus lebih bermakna. “Setiap perempuan Indonesia adalah anugerah untuk bangsa ini, maka perempuan yang telah memberikan inspirasi bagi bangsa, sudah sewajarnya diberi apresiasi tinggi,” ujar wanita lulusan pascasarjana UI ini.

Ledia lebih lanjut menjelaskan, delapan wanita tersebut merupakan hasil dari masukan yang diterima PKS dari masyarakat. “Kami mengundang masyarakat luas untuk mengusulkan wanita-wanita inspirator ini, karena masyarakat tentu bisa menilai kiprah para wanita Indonesia selama ini,” urai Ledia. Masyarakat bisa mengusulkan nama-nama calon 8 Inspiring Women tersebut melalui layanan pesan singkat (SMS) ke nomor 08567007699 dengan format: PKS (spasi) nama pengusul (spasi) usia pengusul (spasi) kota pengusul (spasi) nama yang diajukan (spasi) alasan.

Para penerima award ini akan terdiri dari berbagai kategori atau disiplin karya bakti mereka. Diantaranya akan ada kategori wanita yang berkarya di bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya, lingkungan dan beberapa kategori lainnya. Malam penganugerahan rencananya akan digelar pada 19 Desember 2008 dengan menghadirkan undangan dari berbagai kalangan. ”Kami berharap, peringatan Hari Ibu kali ini bisa mengingatkan bangsa ini pada peran besar perempuan Indonesia dalam membangun bangsa ini” pungkas Ledia.

PK-Sejahtera Online: Dalam rangka Hari Guru Nasional 2008, diinstruksikan kepada seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera untuk melaksanakan Gerakan Nasional PKS Memuliakan Guru dalam rentang waktu Senin-Ahad, 24-30 Nopember 2008. Isi gerakan nasional tersebut adalah:

1. Memuliakan guru melalui gerakan silaturahmi seluruh kader untuk mengunjungi guru ke rumah atau kantornya
2. Memuliakan guru melalui gerakan silaturahmi elemen struktur PKS untuk mengunjungi Organisasi Guru yang berada di tingkat provinsi, kabupaten/kota, atau kecamatan.
3. Memuliakan guru melalui gerakan menyemangati profesi guru dengan cara pemasangan spanduk syair penghormatan pada profesi guru yang dilakukan oleh struktur DPD/DPC, mis: (a) Kami bangga menjadi Guru, (b) Guru, Pahlawan sejati pendidik anak negeri, (c) Bagi Kami, Guru adalah PAHLAWAN SEJATI
4. Memuliakan guru melalui gerakan memberikan kado/hadiah kepada guru. Atau memberikan Sembako kepada keluarga Guru yang tergolong mustahik.
5. Memuliakan guru melalui gerakan mobilisasi doa untuk para guru agar mereka tetap eksis memberikan kontribusi pada peningkatan mutu pendidikan anak bangsa.
6. Memuliakan guru melalui gerakan bakti sosial: memperbaiki, membersihkan atau melengkapi rumah Guru
7. Memuliakan guru melalui dukungan dan advokasi atas perjuangan guru untuk memperoleh peningkatan martabat: kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan.
8. Memuliakan guru melalui pemberian penghargaan kepada guru yang berdedikasi, berprestasi pada tingkat DPW atau DPD.

Oleh Salmiah Rambe
( Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jabar)
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Akhwat fillah yang saya cintai karena Allah…
Ramadhan telah berlalu. Pergi meninggalkan kita. Tak peduli betapa sukanya kita dengan Ramadhan. Tak peduli betapa cinta kita pada Ramadhan…
Sebuah pertanyaan penuh harap dan cemas. Masihkan sampai umur kita untuk bertemu dengan Ramadahan tahun mendatang? Tak akan ada yang bisa menjawab. Tak kan ada yang bisa menjamin seseorang pasti bertemu dengan Ramadhan tahun depan

Memang indah membayangkan bersama nikmat ibadah di bulan Ramadhan, nikmat Tahajjud, nikmat shaum, nikmat berdakwah, nikmat berinfak, dll
Mencengangkan memang, di bulan Ramadhan seseorang bisa Tilawah Quran lebih dari 2 juz atau 3 juz sehari. Bahkan, lebih dari 5 juz. Dahsyat sekali, Ramadhan bisa membuat seseorang selalu ingin berbuat baik dan membahagiakan orang lain.

Itulah Ramadhan… perpisahan dengannya bak berpisah dengan kekasih tercinta.
Harap harap cemas apakah Allah masih berkenan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan…
Semoga masih ada umur kita untuk bertemu dan merasakan kembali nikmat ibadah di bulan Ramadhan

Sekarang kita sudah berada di bulan Syawwal.
Syawwal bermakna peningkatan. Jadi sesungguhnya, kita tetap diminta untuk meningkatkan amal ibadah, dakwah, dan perjuangan kita.
Di bulan Syawwal ini kita akan banyak bertemu dengan keluarga besar, karib kerabat, teman, relasi, tetangga ( ingat program Bidang Kewanitaaan” Rajut Ukhuwwah Peduli Tetangga), dll.
Janganlah itu sampai membuat kita lalai. Tetap perkuat ruhiyah kita sehingga saat bertemu dengan saudara, kerabat, dll kita memiliki kekuatan untuk mempengaruhi mereka, mengajak mereka kepada jalan yang mendekat pada Allah.

Dan kekuatan itu hanya bisa kita dapatkan dari Allah yang Mahakuat. Dengan tilawah Quran (minimal 1 juz per hari,bahkan mestinya sama dengan yang biasa kita lakukan di bulan Ramadhan), qiyamul lail, shaum syawwal, wirid al-Matsurat, dll.

Syawwal saat yang tepat untuk mengajak diri dan orang lain untuk terus mendekat pada Allah. Dan kesempatan yang baik ketika silaturahim kita mensosialisasikan PKS nomor delapan. Kalau bisa kita menjadi pembicara atau MC di acara halal bilhalal sehingga kita bisa sekalian memperkenalkan PKS. Dalam sebuah acara halal bil halal ada akhwat menjadi MC dan memanfaatkan kesempatan yang bisa membacakan pantun manis yang sekaligus mensosialisasikan PKS.( itung itung kampanye gratis..)

PKS nomor delapan
Cantik disanding dengan iman
Ini hari kita lebaran
Salah dan khilaf mohon dimaafkan..

Atau ketika datang mengunjungi saudara, upayakan membawa sesuatu yang menyenangkan mereka, sekaligus mensosialisasikan PKS, misalnya membawakan stiker atau permen PKS, dll

Bagi para akhwat yang mendapat amanah menjadi caleg baik di tingkat kota kabupaten, propinsi, atau pusat, harus lebih proaktif untuk memperkenalkan PKS kepada kerabat dan siapa saja. Juga semua kader akhwat tidak boleh ketinggalan untuk mensosialisasikan PKS dan meyakinkan mereka untuk memilih PKS pada pemilu legislafif April 2009 nanti.

Ketika ada yang datang berlebaran dan di salah satu toplesnya tersedia permen PKS, hal itu bisa menjadi bahan untuk bercerita dan mensosialisasikan PKS.
Namun, jangan sampai bercampur dengan kesombongan ataupun riya. Karena kita diminta untuk mensosialisasikan PKS dengan ihsan dan ikhlas karena Allah. Lagipula dengan kesombongan orang mungkin justru tidak simpati pada PKS.

Ingatkan diri dan yang lain jangan sampai merusak dan menghilangkan pahala yang kita dapat di bulan Ramadhan dengan melakukan perbuatan-perbuatan sia-sia atau maksiat
Jangan memakan makanan atau minuman yang haram. Jangan terjadi lagi pesta miras di bulan Ramadhan dan Syawwal, seperti yang terjadi di Indramayu. Jangan rusak pahala Ramadhan kita dengan perbuatan maksiat sekecil apa pun.

Bulan Ramadhan juga adalah madrasah. Madrasah Ramadhan mestinya juga membuat kita di sebelas bulan mendatang menjadi insan yang lebih peduli kepada sesama manusia lainnya. Lebih ingin membuat orang lain bahagia dan selamat, sebagaimana sikap Rasululllah yang selalu ingin agar umatnya dalam keadaan selamat.

”Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat mengingkan keimanan dan keselamata bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang orang mukmin.” (QS At-Taubah [9]: 128)

Lihatlah keadaan di sekitar kita. Banyak PR dan tugas kita yang belum selesai. Perempuan muslimah yang terpaksa meninggalkan suami dan anak-anak, meninggalkan Garut menuju Bandung atau kota-kota lain demi untuk membiayai anak-anak, keluarga yang kocar kacir karena suami yang tidak bertanggung jawah. Anak yang tidak paham agama dan tidak kenal Allah dan Rasul-Nya.
Ooh … semua itu adalah tugas dakwah kita.
Dan sejauh mana derajat kita di sisi Allah, bukan hanya dinilai dari shalat dan zikir kita, tapi Allah juga akan menilai sejauh mana kita juga ikut memperjuangkan nasib saudara saudara kita yang tidak bisa sekolah karena tidak punya uang, tidak bisa berobat ke dokter karena tak ada biaya, tak bisa bekerja karena tidak punya pendidikan dan tak punya kesempatan, dan kesulitan-kesulitan hidup lainnya yang sangat banyak terjadi di masyarakat kita…

Akhwat fillah, itu semua adalah tugas kita bersama. Hal yang harus kita perjuangkan bersama. Karena dakwah itu bukan hanya ceramah di atas podium atau seminar tapi hakikat dakwah merupakan aktivitas yang terencana untuk mentransformasi individu dan masyarakat dari kehidupan yang jahiliyah ke arah kehidupan yang mencerminkan semangat dan ajaran Islam.

Akhirul kalam,
Selamat berjuang! Teruslah istiqomah!
Berbekal semangat Ramadhan dan Syawwal
Siapkan diri, untuk terus meraih cinta dan Ridha Ilahi
Berbuat sebanyak mungkin kebajikan dan amal saleh bagi masyarakat dan ummat.

Luruskan niat, siapkan diri, rapikan barisan untuk meretas kemenangan dakwah di tahun 2009. Allahu Akbar Allahu Akbar AllahuAkbar!! Walillahilhamdu

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh

PK Sejahtera Online :

Assalamu’alaikum wr, wb,

Para pembaca yang budiman,

Matahari Ramadhan akan tenggelam di ufuk Barat, sebersit terbitnya bulan sabit, selepas maghrib menandai datangnya bulan baru, yaitu bulan Syawwal. Lalu, apa artinya semua ini? Akankah ia akan berlalu tanpa makna, tanpa kesan, atau tanpa ada nilai tambah dalam diri dan kehidupan kita.

Sesungguhnya, Ramadhan adalah sebuah madrasah. Sekolah yang mendidik kita menjadi manusia yang benar, manusia yang jujur, manusia yang suka menebar kebaikan.

Ramadhan menjadi suatu sarana penguatan hubungan seorang insan dengan Tuhannya. Menegaskan kembali pengakuan terhadap Yang Mahakuasa. Tanpa keyakinan terhadap Allah Swt, maka kehidupan ini hanyalah absurd. Tidak ada kontrol moral yang lekat.

Renungkanlah, siapa sesungguhnya yang tahu betul Anda benar-benar dengan jujur telah berpuasa di suatu hari. Yaitu adalah Anda sendiri dan Allah Swt. Inilah latihan konsistensi diri.

Kedua, makanan yang sudah Anda beli dengan gaji halal dan sah. Namun, kata Allah Swt, jangan dimakan dari terbit fajar sampai tenggelam matahari. Lalu, Anda tidak memakannya, sekalipun itu milik Anda sendiri. Bagaimana mungkin seseorang yang memahami makna puasa, kemudian korupsi? Mencuri?

Setelah Anda rasakan lapar yang melilit, tubuh yang lemah, dahaga yang kering, inilah rasanya tak berpunya, inilah rasanya miskin. Bukankah selayaknya kita lebih peduli, siap berbagi. Buktikanlah di Hari Raya Iedul Fithri ini.

Tifatul Sembiring, Presiden PKS

Pada hari Jumat, 15 Agustus 2008, Bidang Kewanitaan DPW PK Sejahtera Jawa Barat menggelar aksi yang dinamakan Aksi Sejuta Merah Putih untuk Indonesiaku. Aksi ini dilakukan dalam rangka memaknai HUT Republik Indonesia ke-63 dan menyambut bulan suci Ramadhan 1429 H.

Aksi ini diikuti oleh kurang lebih 800 orang dari lima DPD yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Acara diisi dengan pawai simpatik dengan rute Monumen Perjuangan – Jl. Dipati Ukur – Jl. Ir. H. Juanda – Jl. Merdeka – Masjid Al Ukhuwwah. Selain itu, juga membagikan amunisi kepada masyarakat, berupa bendera, bunga, dan brosur. Tak ketinggalan ada orasi dari para aleg dan caleg perempuan PKS serta tokoh ormas perempuan.

Hadir sebagai orator, anggota legislatif Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat: Zirly Nova Jamil, Dra. Ani Rukmini, dan Rose Dewi, calon anggota legislatif PKS: Salmiah Rambe (Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat), Rita Sukendar, Helliana, dan Ai Siti Aisyah (Koord. Tahajud Call Wil. Cimahi & KBB), serta tokoh masyarakat: Dr. Yoce Aliah Darma.

Kegiatan ini bertujuan agar terkokohkannya spirit nasionalisme masyarakat Jawa Barat, membentuk image bahwa perempuan PKS berkontribusi terhadap pembangunan, tercitrakannya perempuan PKS dalam mengatasi permasalahan bangsa, sekaligus juga Tarhib ramadhan.

Mudah-mudahan acara ini akan menambah semangat kita dalam berdakwah dan bernegara. Amin …

Dengan langkah mendirikan taman bacaan atau perpustakaan harapan kita untuk membangun masyarakat dengan basis pengetahuan akan segera terwujud sesuai dengan Visi Gubernur Jawa Barat yaitu Membangun Masyarakat Jawa Barat Yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera.

Dalam rangka Program Nasional Pos Wanita Keadilan memaknai Hari Keluarga & Hari Anak Nasional, Bidang Kewanitaan DPW PKS JABAR telah mengadakan kegiatan “Revitalisasi Taman Bacaan Se - Jawa Barat” berupa Seminar “Membangun Masyarakat Jawa Barat Berbasis Pengetahuan” pada Hari Ahad, 29 Juni 2008 mulai pukul 09.00 - 15.00 WIB bertempat di Gedung DPW PKS Jln. Soekarno Hatta no. 538 A Bandung. Hari Keluarga Nasional 2008 ini mengambil tema “Ibu Sehat, Keluarga Sejahtera, Bangsa Kuat”. Acara dibuka dengan penyerahan secara Simbolik PMKP (Pembiayaan Modal Kerja Perempuan) oleh Salmiah Rambe Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat kepada Unit Usaha Mikro Perempuan yang dikelola oleh Bidang Kewanitaan DPD PKS Kota Bandung.

Acara ini menghadirkan pembicara :

  1. Ibu Dra. Ani Rukmini (Anggota Legislatif DPRD 1 Komisi E) membawakan pembahasan “Dukungan Legislatif Terhadap Program Peningkatan Minat Baca Masyarakat”.
  2. Bapak Dr. Dadang Dali (Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat :PLS), membawakan pembahasan “Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sebagai Jantung Pendidikan Masyarakat”.
  3. Bapak Drs. Ano Sutrisno, MM (Kepala Badan Perpustakaan Daerah Jawab Barat), membawakan pembahasan “Peran BAPUSDA (Badan Perpustakaan Daerah) Dalam Membina TBM di Jawa Barat”.
  4. Ibu Ida N. Sitompul (Pendiri “1001 Buku” dan “Pondok Baca Arcamanik”), membawakan pembahasan “Membangun Taman Bacaan Masyarakat Mandiri”.

Pada kesempatan ini hadir pula Kepala Bidang Buku Perguruan Tinggi dan Agama IKAPI Pusat Drs. Abdul Raup. Acara ini dihadiri oleh 70 orang dari pengurus Bidang Kewanitaan DPW dan DPD PKS Se- Jawa Barat dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Pelangi” yang dikelola oleh Pos Wanita Keadilan yang tersebar di 26 Kota/Kabupaten se - Jawa Barat.

Membaca ialah kunci ilmu, sedangkan gudang ilmu ialah Buku. Namun, masyarakat kita masih enggan untuk membaca. Ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya, antara lain; dominasi budaya visual dalam masyarakat, yaitu lebih banyak menonton televisi dan mendengarkan radio daripada membaca, kekurang proaktivan yang tumbuh di masyarakat untuk mendapatkan informasi, persepsi masyarakat terhadap infomasi, faktor ekonomi yaitu dengan dalih uang lebih baik digunakan untuk makan daripada membeli buku.

Untuk itu, diperlukan Kerja sama Pemerintah eksekutif dan Legislatif, dan seluruh komponen penggerak minat baca masyarakat , untuk membangkitkan respon masyarakat terhadap berbagai kebijakan atau kampanye tentang minat baca, misalnya mengunjungi perpustakaan daerah, perpustakaan keliling, subsidi buku, hibah buku, bazar buku, deregulasi industri penerbitan buku.

Selain sarana dan pra sarana yang disediakan oleh pemerintah, masyarakat dapat membangun secara mandiri taman bacaan yang dikelola oleh orang-orang yang komitmen dan berpotensi untuk ikut serta dalam mencerdaskan masyarakat. Tidak perlu khawatir dalam masalah dana awal, karena kita dapat meminta bantuan masyarakat sekitar yang mampu untuk menyumbang baik pemikiran atau sarana dan pra sarana yang diperlukan seperti hibah buku, rak buku, tempat, atau relawan yang akan mengelolanya.

Materi Seminar dapat di download di sini:

  1. Materi TBM
  2. Pondok Baca Arcamanik
  3. Dukungan Legislatif Terhadap Program Peningkatan
  4. Peranan BAPUSDA Provinsi Jawa Barat Terhadap Pemberdayaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Jawa Barat
  5. Taman Bacaan Masyarakat Sebagai Jantung Pendidikan Masyarakat

Dalam rangka Milad PKS ke-10 dan mengisi amanah kemenangan HADE maka pada hari Sabtu, 17 Mei 2008, Bidang Kewanitaan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat telah mengadakan Rapat Koordinasi Wilayah dengan tema “Layani Umat, Sejahterakan Masyarakat. Bangkitlah Perempuan Jawa Barat”.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 orang fungsionaris struktur Bidang Kewanitaan DPW dan DPD PKS se-Jawa Barat dari 26 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua PW Salimah Jawa Barat, Ibu Erna Kurniawati. Rencananya juga dihadiri oleh Ibu Netty Prasetyani (Ibu Gubernur Jabar, Ahmad Heriyawan, Lc), namun beliau berhalangan hadir karena sedang berada di Kalimantan Timur.

Kegiatan diisi dengan pengarahan pasca pemenangan Pilgub oleh Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jabar, Ibu Salmiah Rambe dan sosialisasi program Bidang Kewanitaan dalam mengisi kemenangan HADE sekaligus persiapan Pemilu 2009. Dilanjutkan dengan pengarahan dari Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Jabar, Ibu Diah Nurwitasari yang juga merupakan Anggota DPRD Propinsi Jabar.

Read the rest of this entry »

Waktu : Sabtu, 17 Mei 2008 - pukul 08:00 - 16:00 WIB

Tempat : Aula DPW PKS Jabar Jl. Soekarno Hatta

Agenda

  1. Taujih dari struktur DPW PKS Jabar
  2. Materi dari Ibu Netty Prasetyani (Ibu Gubernur Jabar)
  3. Acara dari Bidwan DPW PKS Jabar, diantaranya:

a. Apresiasi

  • Apresiasi untuk kader akhwat yang sudah berjuang menyukseskan Pilgub
  • Apresiasi untuk DPC di Jabar yang terbanyak closing direct selling
  • Apresiasi untuk DPD atas laporan-laporan kegiatan yang tercepat, terlengkap dan terbanyak melibatkan media

b. Sosialisasi

  • Sosialisasi program Bidwan dalam rangka mengisi pemenangan Pilgub dan menuju pemilu 2009
  • Presentasi program sadar ekonomi keluarga oleh DPD Bekasi dan Depok

Oleh: Salmiah Rambe
( Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat)

Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh.
Alhamdulillah alladzii jama’anaa bil aqiidatul waahidah. Wafil jamaatil waahidah wa fidda’watil waahidah. Asyahdualla ilaha ilallah waasyhadu anna Muhammadarrosulullah

Akhwat fillah yang saya cintai karena Allah,,,,,
Alhamdulillah Segala Puja dan Puji Syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat yang Allah limpahkan kepada kita, nikmat iman, nikmat Islam nikmat sehat dan berbagai nikmat lain yang tidak bisa kita menghitungnya. Termasuk nikmat berjuang di jalan dakwah ini , serta nikmat kita ditakdirkan Allah ikut serta dalam barisan dakwah pada agenda Pemenangan Dakwah melalui Pemenangan Hade.

Perjuangan Pemenangan dakwah melalui pemenangan Hade telah kita lalui bersama. Alhamdulillah, tsumma alhamdulillah, wa ba’da dzalik Alhamdulillah, Allah taqdirkan Hade menang. Allahu Akbar,Allahu Akbar ,Allahu Akbar!! Walillaahihilhamd..
Wamannashru illa min indillah. Innallaha aziizun hakiim

Kita sangat menyakini bahwa kemenangan ini adalah dari Allah.Tak mungkin kita diberi kemenangan oleh Allah tanpa iradah Ilahiyah. Ikhtiar basyariyah menjadi asbab Allah berkehendak memberi kemenangan itu kepada kita. Perjuangan semua kader, junuddud dakwah , termasuk perjuangan dan tadhiyyah kader kader akwat yang tekun dan tak lelah memperkenalkan dan mensosialisasikan Hade melalui program Direct Selling Hade,juga menjadi bagian kontribusi yang besar untuk pemenangan Hade

Saya sangat terharu dan bangga pada akhwat , ummahat para ibu ibu yang tidak malu dan tidak kenal lelah mengetuk pintu demi pintu rumah penduduk untuk memperkenalkan Hade. Bahkan dimana pun akhwat berada, disitulah mereka melakukan Direct Selling HADE. Sampai sampai ada yang bercelutuk, kalo dalam mimpi bisa DS, maka DS pun akan dilakukan kepada malaikat jika malaikat tsb punya hak pilih di Jabar… Artinya betapa para kader akhwat bersemangat untuk melakukan Direct Selling Hade kepada siapa saja,keluarga, sanak saudara, teman dan masyarakat yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal. Dimanapun mereka berada, diangkot, di sekolah, di pasar, di warung, di bank dll.. Bahkan ada ummahat yang baru selesai di operasi gigi, dalam keadaan giginya masih sakit dan susah ngomong, ummahat tsb masih sempat untuk kampanye dan DS hade. MasyaAllah…sampai sampai dokter tsb geli ,campur trenyuh dengan keuletan akhwat tsb dan berkata ; “ Ya bu siaplah!nanti saya ajak orang orang untuk milih Hade . “ Dan benarlah ketika beberapa hari control , dokter tsb melaporkan bahwa beliau sudah kampanye di sekitar rumahnya mengajak orang memilih Hade.

Memang pengalaman DS ada suka dukanya, ada yang dicukein, dicemberutin, bahkan ada yang yang dimarahin oleh tim kandidat lain.atau ada yang diancam oleh pak RW nya. Tapi insyaallah DS yang sudah dilakukan menjadi pembuka komunikasi kita dengan masyarakat untuk lebih lanjut untuk malakukan rekrutmen

Tujuh hari berlalu setelah KPUD Jabar menetapkan kemenangan Hade dalam Pilgub Jabar . Dalam suka duka perjuangan pemenangan dakwah melalui pemenangan Hade ini ,kita melihat semuanya tidak lepas dari skenario Allah.Mulai dari pencalonan Ahmad Heryawan sebagai cawagub, namun tidak mendapati pasangan yang tepat untuk menjadi cagub. Sampai akhirnya taqdir Allah mengharuskan ust Ahmad Heriyawan maju saja sebagai cagub.

Read the rest of this entry »

milad pks Sekitar 150 ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera memenuhi Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Kader yang berdatangan dari Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta itu akan datang mulai pukul 06.00. Sesuai rencana, Ahad(4/5), pagi hingga siang, PKS mengadakan Tasyakuran Milad ke-10 yang akan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Ini kali ketiga SBY hadir dalam milad PKS.

Selain Presiden RI, tasyakuran milad ini juga akan dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Panglima TNI, Kapolri, Ketua-ketua partai, purnawirawan TNI/ Polri. Para tokoh yang akan hadir diantaranya adalah Try Sutrisno, Wiranto, Meutia Hatta, Hatta Rajasa, Sri Mulyani, Hasyim Muzadi, Din Syamsudin, Syaiful Sulun dan Kiki Syahnakri.

Read the rest of this entry »