Oleh; Hj Salmiah Rambe
Alhamdulillah, InsyaAllah beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan yang penuh Barokah, bulan penuh kemuliaan yaitu bulan Ramadhan. Bagaimana perasaan kita ?Tentu sangat senang, gembira bertemu dengan Tamu Agung yaitu Ramadhan. Senang dan Gembira hati ini sangatlah wajar, karena ibarat setelah menunggu nunggu sekian lama , setelah menanti nanti dg harap harap cemas, datang lah Tamu Istimewa tsb. Tentu hati kita gembira dan bahagia…
Sabda Rasulullah SAW ” Barangsiapa yang gembira dengan datangnya bulan Ramadhan maka Allah akan mangharamkan jasadnya dari api neraka”
Rasa senang dan gembira ini kita tunjukkan kepada Allah.Dengan doa kita terus menerus memohon untuk disampaikan ke bulan Ramadhan. Allohumma Bariklan fii Rajaba wa Sya’ban wa ballighna Ramadhan. Juga kita tunjukkan pada sesama saudara kita. Saling berkirim sms ucapan selamat bersiap menyambut bulan Ramadhan, dan kita tunjukkan pada diri sendiri. Bisa dengan alunan nasyid yang teruntai dari lisan dan hati kita ttg menyambut Ramadhan. Masih ingat nasyid Ahlan wa Sahlan Ramadhan.?
Syairnya : Ahlan Wa Sahlan ya Ramadhan , syarrofta ya syahrol Quran.
artinya jika diresapi sangat syahdu:
Selamat Datang Wahai Ramadhan,
Betapa Mulianya engkau,
Wahai Bulan Al Quran..
Rasa gembira menyambut RAmadhan tidak cukup hanya dengan gembira, tetapi juga dengan beberapa persiapan di antaranya:
1. Persiapan pribadi
2. Persiapan jamai
Persiapan pribadi meliputi :
1. Persiapan Jasadiyyah : jaga dan tingkatkan kesehatan fisik kita. Karena ibadah shaum dan ibadah lainnya dalam bulan Ramadhan membutuhkan kekuatan fisik
2. Persiapan Ruhiyyah: Kita memasuki Ramadhan ibarat para atlit yang berlomba dalam arena perlombaan. Tidak mungkin akan berhasil dalam perlombaan jika tidak warming up terlebih dahulu. Warming up ruhiyyah tsb kita lakukan dengan :
-Shaum sunnah sebanyak yang bisa kita lakukan di dalam bulan Syaban; shaum senin kamis, shaum ayyamul bidh, atau shaum Daud jika kuat.
-Qiyamula Lail yang tidak pernah ditinggal
-Tilawatil Quran 1 juz per hari
- Sholat di awal waktu. Didiklah jiwa dan raga kita ini agar kita menjadi hamba yang selalu aware dengan waktu sholat. Bahkan, sangat baik jika kita biasakan sebelum adzan berkumandang, kita sudah siap berwudhu, memakai pakaian bersih dan duduk di atas sajadah, lengkap dengan dzikir untuk menunggu datangnya waktu sholat
-Mendawamkan infak setiap hari. Ini untuk membersihkan jiwa kita dg harapan ketika di bulan Ramadhan nanti kita dapant berinfak yang lebih besar lagi.
3. Persiapan fikriyyah/ ilmiyyah; Perlu kita buka kembali buku-buku yang menjelaskan kaifiyat ibadah dalam bulan Ramadhan.
Kita juga perlu mengurangi kerepotan kita di bulan Ramadhan dengan memindahkannya ke bulan syaban,sehingga waktu kita tidak tersita untuk kegiatan sekunder spt membuat kue lebaran, membeli baju lebaran untuk anak-anak, dll
Persiapan secara jamai pun harus kita lakukan dimulai dengan membuat program Ramadhan dalam keluarga. Memotivasi anak dan seluruh keluarga untuk melakukan kegiatan dalam bulan Ramadhan. Jangan lupa juga untuk membuat daftar Muhasabah tiap anggota keluarga yaitu ibu, bapak, dan anak- anak kita tentunya…
Persiapan jamai dapat juga kita lakukan untuk memakmurkan aktifitas Ramadhan, di mesjid, kampus dll. Dan dapat kita susun dalam program halaqoh atau usroh , kampus atau program Kewanitaan DPC atau Program Pos WK yang bermanfaat bagi masyarakat atau ummat. Diharapkan dengan itu, kita dapat membuktikan pada masyarakat bahwa PKS adalah partai dakwah yang bergerak melayani masyarakat setiap masa, tidak hanya masa-masa kampanye Pemilu saja…
Para kader dakwah, kader kader akhwat..Beribadahlah sebaik baiknya dalam bulan Ramadhan nanti dengan berbagai ibadah kita pada Allah al:
1..Shaum, yang benar-benar shaum. Agar shaum kita diterima Allah , maka kita harus menshaumkan tidak hanya perut dan farj saja, tapi seluruh anggota badan kita.
“Kam min shooimin laysa lahu min shiyamihi illal ju’I wal ‘atos “
“ Betapa banyak orang yang shaum , tapi mereka tidak mendapat apa apa kecuali lapar dan dahaga saja”
Yang shaum bukan hanya perut atau farj saja, tapi lidah, mata, telinga dan semua anggota badan juga harus shaum dari segala yang diharamkan Allah.
Lidah harus suci dari dusta atau gibah, kata kasar , mata harus suci dari memandang yang diharamkan Allah,Telinga harus suci dari lagu lagu atau kata kata jahiliyyah
“ Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan ramalannya. Maka tidak ada keperluan bagi Allah atas tidak makan dan tidak minumnya” ( HR bukhari, Abu nasai dan Ibnu majah)
2.Menyibukkan diri dengan berbagai ibadah dan kegiatan dakwah atau kegiatan yang bermanfaat.
Qiyamullaiy, Sholat dhuha, Menghadiri pengajian, atau majelis ilmu, membaca buku islami, mengunjungi panti asuhan dll
3. Meningkatkan Tilawatil Quran.
Tilawah seorang kader dakwah harus lebih baik kualitas dan kuantitasnya dibanding bulan bulan sebelumnnya dan dibandingkan dengan bulan Ramadhan tahun lalu.
4. Memperbanyak doa : Salah satu doa yang harus banyak dibaca adalah “ Allohumma innaka afuwwun karim tuhibbul afwa fa’fuanni”
“ ya Allah Engkau Maha Pengampun, suka mengampuni, maka ampunilah aku”
5. Memperbanyak infak, shodaqoh dan zakat
“Adalah Rasulullah SAW lebih pemurah dari semua orang.lebih lebih jika Ramadhan…maka ia lebih pemurah lagi melebihi angin yang lepas” ( HR Bukhari Muslim)
6. Memberi makan / buka bagi orang yang shaum, terutama bagi kaum dhuafa
7. Meningkatkan ibadah terutama di 10 hari terakhir dan menanti malam lailatul Qodar
Semoga di bulan Ramadhan ini,Allah yang Maha penyayang Lebih menyayangi kita semua para kader dakwah ini karena kita betul betul berusaha untuk mendapatkan kasih sayang , rahmat dan ridha Allah.
Semoga kita para kader dakwah ini, makin merasakan nikmat beribadah, nikmat berjuang berjihad menegakkan agama Allah ini, dan masyarakat luas makin merasakan manfaat dari keberadaan PKS partai dakwah ini
Semoga Ramadhan ini menjadi masa metamorfosa bagi kita agar setelah Ramadahn kita menjelma menjadi kader dakwah yang lebih ikhlas dan lebih cerdas dan lebih tangguh dalam berjuang menegakkan Al Islam ini . amin ya Mujibasaailin….




