Pos Wanita Keadilan (Pos-WK) adalah sebuah program pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang merupakan program unggulan dari bidang Kewanitaan Partai Keadilan Sejahtera di seluruh wilayah hukum Indonesia.
Tujuan :
1. Terkokohkannya citra dan realitas Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai dakwah yang peduli pada masyarakat
2. Terekrutnya masyarakat luas sebagai anggota dan pendukung partai
3. Terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Partai Keadilan Sejahtera sebagai pemimpin dan pengarah masyarakat.
4. Munculnya kader-kader wanita PKS sebagai tokoh dan pemimpin masyarakat di sektor sosial.
Sasaran :
1. Terbantunya masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup
2. Tertingkatnya peran dan partisipasi wanita dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, sakinah mawaddah wa rohmah
3. Terbangunnya sarana perubahan sosial di masyarakat melalui program pelayanan dan pemberdayaan
4. Tersedianya sarana komunikasi kader Partai Keadilan Sejahtera dengan masyarakat
5. Tersedianya sarana untuk memunculkan kader wanita Partai Keadilan Sejahtera sebagai tokoh di masyarakat.
6. Terealisasikannya program PoS WK sebagai salah satu alat promosi dan pemasaran partai
ARAHAN 6 PROGRAM POKOK POS WK
Motto : Membentuk ibu shalihat yang pintar
1. Sadar Agama
• Menanamkan kesadaran beragama pada masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berkeluarga
• Membiasakan pelaksanaan ibadah tanasuk secara benar
• Melakukan pemberantasan buta huruf Alqur-an
• Menghidupkan majlis taklim, majlis dzikir dan majlis taushiyah
• Menanamkan nilai-nilai Islam dalam pembinaan dan pola asuh anak dan remaja sejak dini
• Melakukan penyebarluasan gerakan anti kemaksiatan (narkoba, miras, judi, pergaulan bebas)
2. Sadar Sosial dan Politik
• Menanamkan kesadaran keluarga akan nilai-nilai kesetiakawanan social dan hidup bergotongroyong dalam kehidupan sehari-hari
• Melaksanakan kegiatan pelayanan social pada masyarakat dalam bentuk bakti social, bazar murah, pemberian santunan, beasiswa dll.
• Menanamkan kesadaran tentang hak dan kewajiban masyarakat dalam politik
• Meningkatkan pengetahuan keluarga tentang perundangan terkait masalah anak, wanita dan keluarga
3. Sadar Pendidikan dan Ketrampilan
• Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan
• Melaksanakan kegiatan pemberantasan buta aksara melalui kejar paket sebagai wujud partisipasi penyelenggaraan pendidikan non formal
• Menyelenggarakan kegiatan pendidikan anak usia dini
• Menyelenggarakan kegiatan belajar masyarakat di bidang ketrampilan (life skill)
• Menyelenggarakan taman bacaan masyarakat, prioritas untuk anak dan perempuan
• Menyelenggarakan bimbingan belajar untuk siswa SD-SMP
• Menyelenggarakan kegiatan belajar fungsional (peer group) untuk remaja
• Menyediakan tenaga tutor dan pelatih untuk kegiatan pendidikan non formal dan pendidikan luar sekolah (kejar paket, PADU, PKBM)
• Membantu program keaksaraan fungsional dalam rangka meningkatkan pendidikan keluarga
• Menyediakan modul-modul pelatihan (life skill dll)
4. Sadar Ekonomi Keluarga
• Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun ekonomi keluarga yang mapan
• Memasyarakatkan gerakan hidup hemat dan gemar menabung
• Menyelenggarakan tabungan kelompok
• Mendorong munculnya unit-unit usaha rumahan (home industry)
• Membentuk unit usaha kelompok dalam bentuk koperasi atau bentuk lainnya
• Mengupayakan akses permodalan ke lembaga-lembaga keuangan syariah
• Mengupayakan pemasaran hasil usaha kelompok ada pasar-pasar, warung yang sudah ada, ikut pada pameran/bazaar, mau pun penjualan langsung
• Memberikan apresiasi pada unit usaha yang ada melalui penyelenggaraan lomba antar unit usaha secara regular dan berjenjang (Unit-ranting-cabang-daerah)
5. Sadar Pangan dan Gizi Keluarga
• Meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya pangan yang halal, bergizi dan sehat
• Menumbuhkan kesadaran keluarga akan pemanfaatan halaman dan pekarangan untuk pemenuhan pangan
• Menumbuhkan kebanggaan akan makanan local
• Membudayakan pola makan yang tepat untuk anak balita, ibu hamil dan lansia
• Menyelenggarakan lomba kreasi olahan bahan pangan
6. Sadar Kesehatan dan Lingkungan
• Meningkatkan kesadaran keluarga dalam menunjang penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita (AKBAL)
• Mensosialisasikan gerakan sayang ibu
• Mensosialisasikan penggunaan ASI eksklusif selama 6 bulan
• Memberikan makanan tambahan untuk anak SD, ibu hamil dan menyusui
• Menyelenggarakan klinik kesehatan murah untuk ibu dan anak
• Meningkatkan pengetahuan dan kepedulian keluarga terhadap perilaku hidup bersih melalui budaya cuci tangan, mandi, dan MCK sehat
• Meningkatkan pengetahuan keluarga akan bahaya dan penanganan penyakit menular dan berbahaya semisal TBC, DB
• Meningkatkan kesadaran keluarga akan kelestarian lingkungan
• Mensosialisasikan gerakan green community melalui penghijauan di setiap rumah
• Menggerakkan kegiatan tanam TOGA (tanaman obat keluarga)
• Menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan sampah keluarga
• Menumbuhkan kesadaran pemanfaatan dan pemeliharaan sumber air bersih