WanitaPKS.org

Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat

Oleh Salmiah Rambe
( Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jabar)
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Akhwat fillah yang saya cintai karena Allah…
Ramadhan telah berlalu. Pergi meninggalkan kita. Tak peduli betapa sukanya kita dengan Ramadhan. Tak peduli betapa cinta kita pada Ramadhan…
Sebuah pertanyaan penuh harap dan cemas. Masihkan sampai umur kita untuk bertemu dengan Ramadahan tahun mendatang? Tak akan ada yang bisa menjawab. Tak kan ada yang bisa menjamin seseorang pasti bertemu dengan Ramadhan tahun depan

Memang indah membayangkan bersama nikmat ibadah di bulan Ramadhan, nikmat Tahajjud, nikmat shaum, nikmat berdakwah, nikmat berinfak, dll
Mencengangkan memang, di bulan Ramadhan seseorang bisa Tilawah Quran lebih dari 2 juz atau 3 juz sehari. Bahkan, lebih dari 5 juz. Dahsyat sekali, Ramadhan bisa membuat seseorang selalu ingin berbuat baik dan membahagiakan orang lain.

Itulah Ramadhan… perpisahan dengannya bak berpisah dengan kekasih tercinta.
Harap harap cemas apakah Allah masih berkenan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan…
Semoga masih ada umur kita untuk bertemu dan merasakan kembali nikmat ibadah di bulan Ramadhan

Sekarang kita sudah berada di bulan Syawwal.
Syawwal bermakna peningkatan. Jadi sesungguhnya, kita tetap diminta untuk meningkatkan amal ibadah, dakwah, dan perjuangan kita.
Di bulan Syawwal ini kita akan banyak bertemu dengan keluarga besar, karib kerabat, teman, relasi, tetangga ( ingat program Bidang Kewanitaaan” Rajut Ukhuwwah Peduli Tetangga), dll.
Janganlah itu sampai membuat kita lalai. Tetap perkuat ruhiyah kita sehingga saat bertemu dengan saudara, kerabat, dll kita memiliki kekuatan untuk mempengaruhi mereka, mengajak mereka kepada jalan yang mendekat pada Allah.

Dan kekuatan itu hanya bisa kita dapatkan dari Allah yang Mahakuat. Dengan tilawah Quran (minimal 1 juz per hari,bahkan mestinya sama dengan yang biasa kita lakukan di bulan Ramadhan), qiyamul lail, shaum syawwal, wirid al-Matsurat, dll.

Syawwal saat yang tepat untuk mengajak diri dan orang lain untuk terus mendekat pada Allah. Dan kesempatan yang baik ketika silaturahim kita mensosialisasikan PKS nomor delapan. Kalau bisa kita menjadi pembicara atau MC di acara halal bilhalal sehingga kita bisa sekalian memperkenalkan PKS. Dalam sebuah acara halal bil halal ada akhwat menjadi MC dan memanfaatkan kesempatan yang bisa membacakan pantun manis yang sekaligus mensosialisasikan PKS.( itung itung kampanye gratis..)

PKS nomor delapan
Cantik disanding dengan iman
Ini hari kita lebaran
Salah dan khilaf mohon dimaafkan..

Atau ketika datang mengunjungi saudara, upayakan membawa sesuatu yang menyenangkan mereka, sekaligus mensosialisasikan PKS, misalnya membawakan stiker atau permen PKS, dll

Bagi para akhwat yang mendapat amanah menjadi caleg baik di tingkat kota kabupaten, propinsi, atau pusat, harus lebih proaktif untuk memperkenalkan PKS kepada kerabat dan siapa saja. Juga semua kader akhwat tidak boleh ketinggalan untuk mensosialisasikan PKS dan meyakinkan mereka untuk memilih PKS pada pemilu legislafif April 2009 nanti.

Ketika ada yang datang berlebaran dan di salah satu toplesnya tersedia permen PKS, hal itu bisa menjadi bahan untuk bercerita dan mensosialisasikan PKS.
Namun, jangan sampai bercampur dengan kesombongan ataupun riya. Karena kita diminta untuk mensosialisasikan PKS dengan ihsan dan ikhlas karena Allah. Lagipula dengan kesombongan orang mungkin justru tidak simpati pada PKS.

Ingatkan diri dan yang lain jangan sampai merusak dan menghilangkan pahala yang kita dapat di bulan Ramadhan dengan melakukan perbuatan-perbuatan sia-sia atau maksiat
Jangan memakan makanan atau minuman yang haram. Jangan terjadi lagi pesta miras di bulan Ramadhan dan Syawwal, seperti yang terjadi di Indramayu. Jangan rusak pahala Ramadhan kita dengan perbuatan maksiat sekecil apa pun.

Bulan Ramadhan juga adalah madrasah. Madrasah Ramadhan mestinya juga membuat kita di sebelas bulan mendatang menjadi insan yang lebih peduli kepada sesama manusia lainnya. Lebih ingin membuat orang lain bahagia dan selamat, sebagaimana sikap Rasululllah yang selalu ingin agar umatnya dalam keadaan selamat.

”Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat mengingkan keimanan dan keselamata bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang orang mukmin.” (QS At-Taubah [9]: 128)

Lihatlah keadaan di sekitar kita. Banyak PR dan tugas kita yang belum selesai. Perempuan muslimah yang terpaksa meninggalkan suami dan anak-anak, meninggalkan Garut menuju Bandung atau kota-kota lain demi untuk membiayai anak-anak, keluarga yang kocar kacir karena suami yang tidak bertanggung jawah. Anak yang tidak paham agama dan tidak kenal Allah dan Rasul-Nya.
Ooh … semua itu adalah tugas dakwah kita.
Dan sejauh mana derajat kita di sisi Allah, bukan hanya dinilai dari shalat dan zikir kita, tapi Allah juga akan menilai sejauh mana kita juga ikut memperjuangkan nasib saudara saudara kita yang tidak bisa sekolah karena tidak punya uang, tidak bisa berobat ke dokter karena tak ada biaya, tak bisa bekerja karena tidak punya pendidikan dan tak punya kesempatan, dan kesulitan-kesulitan hidup lainnya yang sangat banyak terjadi di masyarakat kita…

Akhwat fillah, itu semua adalah tugas kita bersama. Hal yang harus kita perjuangkan bersama. Karena dakwah itu bukan hanya ceramah di atas podium atau seminar tapi hakikat dakwah merupakan aktivitas yang terencana untuk mentransformasi individu dan masyarakat dari kehidupan yang jahiliyah ke arah kehidupan yang mencerminkan semangat dan ajaran Islam.

Akhirul kalam,
Selamat berjuang! Teruslah istiqomah!
Berbekal semangat Ramadhan dan Syawwal
Siapkan diri, untuk terus meraih cinta dan Ridha Ilahi
Berbuat sebanyak mungkin kebajikan dan amal saleh bagi masyarakat dan ummat.

Luruskan niat, siapkan diri, rapikan barisan untuk meretas kemenangan dakwah di tahun 2009. Allahu Akbar Allahu Akbar AllahuAkbar!! Walillahilhamdu

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh

PK Sejahtera Online :

Assalamu’alaikum wr, wb,

Para pembaca yang budiman,

Matahari Ramadhan akan tenggelam di ufuk Barat, sebersit terbitnya bulan sabit, selepas maghrib menandai datangnya bulan baru, yaitu bulan Syawwal. Lalu, apa artinya semua ini? Akankah ia akan berlalu tanpa makna, tanpa kesan, atau tanpa ada nilai tambah dalam diri dan kehidupan kita.

Sesungguhnya, Ramadhan adalah sebuah madrasah. Sekolah yang mendidik kita menjadi manusia yang benar, manusia yang jujur, manusia yang suka menebar kebaikan.

Ramadhan menjadi suatu sarana penguatan hubungan seorang insan dengan Tuhannya. Menegaskan kembali pengakuan terhadap Yang Mahakuasa. Tanpa keyakinan terhadap Allah Swt, maka kehidupan ini hanyalah absurd. Tidak ada kontrol moral yang lekat.

Renungkanlah, siapa sesungguhnya yang tahu betul Anda benar-benar dengan jujur telah berpuasa di suatu hari. Yaitu adalah Anda sendiri dan Allah Swt. Inilah latihan konsistensi diri.

Kedua, makanan yang sudah Anda beli dengan gaji halal dan sah. Namun, kata Allah Swt, jangan dimakan dari terbit fajar sampai tenggelam matahari. Lalu, Anda tidak memakannya, sekalipun itu milik Anda sendiri. Bagaimana mungkin seseorang yang memahami makna puasa, kemudian korupsi? Mencuri?

Setelah Anda rasakan lapar yang melilit, tubuh yang lemah, dahaga yang kering, inilah rasanya tak berpunya, inilah rasanya miskin. Bukankah selayaknya kita lebih peduli, siap berbagi. Buktikanlah di Hari Raya Iedul Fithri ini.

Tifatul Sembiring, Presiden PKS

Oleh: Salmiah Rambe
( Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Barat)

Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh.
Alhamdulillah alladzii jama’anaa bil aqiidatul waahidah. Wafil jamaatil waahidah wa fidda’watil waahidah. Asyahdualla ilaha ilallah waasyhadu anna Muhammadarrosulullah

Akhwat fillah yang saya cintai karena Allah,,,,,
Alhamdulillah Segala Puja dan Puji Syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat yang Allah limpahkan kepada kita, nikmat iman, nikmat Islam nikmat sehat dan berbagai nikmat lain yang tidak bisa kita menghitungnya. Termasuk nikmat berjuang di jalan dakwah ini , serta nikmat kita ditakdirkan Allah ikut serta dalam barisan dakwah pada agenda Pemenangan Dakwah melalui Pemenangan Hade.

Perjuangan Pemenangan dakwah melalui pemenangan Hade telah kita lalui bersama. Alhamdulillah, tsumma alhamdulillah, wa ba’da dzalik Alhamdulillah, Allah taqdirkan Hade menang. Allahu Akbar,Allahu Akbar ,Allahu Akbar!! Walillaahihilhamd..
Wamannashru illa min indillah. Innallaha aziizun hakiim

Kita sangat menyakini bahwa kemenangan ini adalah dari Allah.Tak mungkin kita diberi kemenangan oleh Allah tanpa iradah Ilahiyah. Ikhtiar basyariyah menjadi asbab Allah berkehendak memberi kemenangan itu kepada kita. Perjuangan semua kader, junuddud dakwah , termasuk perjuangan dan tadhiyyah kader kader akwat yang tekun dan tak lelah memperkenalkan dan mensosialisasikan Hade melalui program Direct Selling Hade,juga menjadi bagian kontribusi yang besar untuk pemenangan Hade

Saya sangat terharu dan bangga pada akhwat , ummahat para ibu ibu yang tidak malu dan tidak kenal lelah mengetuk pintu demi pintu rumah penduduk untuk memperkenalkan Hade. Bahkan dimana pun akhwat berada, disitulah mereka melakukan Direct Selling HADE. Sampai sampai ada yang bercelutuk, kalo dalam mimpi bisa DS, maka DS pun akan dilakukan kepada malaikat jika malaikat tsb punya hak pilih di Jabar… Artinya betapa para kader akhwat bersemangat untuk melakukan Direct Selling Hade kepada siapa saja,keluarga, sanak saudara, teman dan masyarakat yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal. Dimanapun mereka berada, diangkot, di sekolah, di pasar, di warung, di bank dll.. Bahkan ada ummahat yang baru selesai di operasi gigi, dalam keadaan giginya masih sakit dan susah ngomong, ummahat tsb masih sempat untuk kampanye dan DS hade. MasyaAllah…sampai sampai dokter tsb geli ,campur trenyuh dengan keuletan akhwat tsb dan berkata ; “ Ya bu siaplah!nanti saya ajak orang orang untuk milih Hade . “ Dan benarlah ketika beberapa hari control , dokter tsb melaporkan bahwa beliau sudah kampanye di sekitar rumahnya mengajak orang memilih Hade.

Memang pengalaman DS ada suka dukanya, ada yang dicukein, dicemberutin, bahkan ada yang yang dimarahin oleh tim kandidat lain.atau ada yang diancam oleh pak RW nya. Tapi insyaallah DS yang sudah dilakukan menjadi pembuka komunikasi kita dengan masyarakat untuk lebih lanjut untuk malakukan rekrutmen

Tujuh hari berlalu setelah KPUD Jabar menetapkan kemenangan Hade dalam Pilgub Jabar . Dalam suka duka perjuangan pemenangan dakwah melalui pemenangan Hade ini ,kita melihat semuanya tidak lepas dari skenario Allah.Mulai dari pencalonan Ahmad Heryawan sebagai cawagub, namun tidak mendapati pasangan yang tepat untuk menjadi cagub. Sampai akhirnya taqdir Allah mengharuskan ust Ahmad Heriyawan maju saja sebagai cagub.

Read the rest of this entry »